Mengadakan online training di perusahaan sendiri

Online learning menjadi sarana training yang efektif

Beberapa tahun terakhir kita melihat perkembangan online course yang cukup pesat. Memang ada pasang surut. Di puncak ketenarannya, MOOC yang merupakan singkatan dari massive open online course, digadang-gadang sebagai titik revolusi pendidikan. Pendidikan konvensional dianggap ketinggalan zaman dan tidak terbuka. Pada akhirnya perkembangan terakhir memperlihatkan bahwa pendidikan konvensional tidak terganti begitu saja oleh MOOC, melainkan dilengkapi oleh online learning.

Dari tren dan ketersediaan teknologi, universitas-universitas tradisional mulai mengadopsi sistem online learning ini dan lahir istilah baru yang disebut sebagai blended learning. Kata dasar bahasa Inggris “blend” dari istilah tersebut mengacu pada “tercampur”nya metode pendidikan konvensional dengan metode pendidikan online.

Tidak hanya dalam bidang pendidikan, dunia bisnis pun mulai melirik sistem online learning ini. Seiring berjalannya waktu, tren atau tantangan-tantangan baru muncul. Salah satu tantangan yang menjadi perhatian banyak pelaku usaha adalah banyaknya orang yang bergonta-ganti pekerjaan. Jika dulu seseorang diharapkan untuk tetap dalam suatu perusahaan hingga puluhan tahun. Sekarang sepertinya banyak yang lebih memilih untuk berpindah-pindah pekerjaan.

Online learning dianggap menjadi sebuah peluang solusi untuk diterapkan dalam tahap training karyawan baru. Dengan konsep online training yang media utamanya adalah video dan akses yang fleksibel, proses training karyawan baru dapat menjadi lebih efektif. Pihak yang menjadi trainer sendiri jadi mendapatkan alat bantu dalam melatih.

Tapi dari situ kekhawatiran lain mungkin muncul. Mengadakan sebuah online course untuk training tentu tidak semudah itu. Dibutuhkan investasi dan kemampuan teknis yang cukup. Bisa dibayangkan pada penyediaan server untuk menyimpan video-video training juga jaringan internet atau intranet yang bagus di perusahaan. Apakah online training ini memerlukan investasi di bidang IT besar-besaran?

Dari kekhawatiran tersebut muncul tawaran learning management system (LMS). LMS disediakan oleh provider tertentu sebagai solusi lengkap untuk menjalankan online training system di sebuah perusahaan. Kelengkapan platform online learning yang disediakan LMS dapat membantu penerapan sistem pembelajaran online di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan. Sebuah learning management system yang baik akan memungkinkan suatu online training memiliki banyak fitur, misalkan dapat diakses dengan menggunakan mobile device atau sistem evaluasi karyawan yang lebih detil.

Leave a Reply

Your email address will not be published.