Jasa foto pernikahan setelah hari pernikahan

Hal-hal yang dilakukan oleh jasa foto pernikahan

Setelah hari pernikahan dan selesai mendokumentasikannya, apa yang dilakukan seorang fotografer dari jasa foto pernikahan? Yang paling jelas adalah memulai proses pasca-produksi yang berupa editing foto atau video dan pencetakan foto-foto serta menyiapkan video agar bisa ditayangkan dengan baik di kemudian hari. Dari proses-proses ini ada tahapan-tahapan komunikasi yang mungkin terjadi antara fotografer dengan kliennya. Tentu proses ini bisa berbeda-beda tergantung bagaimana sang fotografer biasanya bekerja. Tapi gambaran proses ini sangatlah logis dan layak dijadikan acuan supaya album foto yang dihasilkan bisa memuaskan kedua belah pihak.

Sebelum mencetak foto-foto, kebanyakan fotografer akan memberikan “proof” atau “dummy” terlebih dahulu. Hal-hal seperti ini juga kita temukan dalam percetakan. Jadi, sebelum sebuah album foto dibuat, akan dibuat dulu dummy album tersebut. Dari dummy tersebut bisa dilihat akan seperti apa nanti dekorasi albumnya, lalu foto-foto seperti apa yang kemudian dipilih untuk masuk ke dalam album tersebut. Kemudian bagaimana penempatan foto-foto tersebut di album. Apakah mengutamakan kronologi atau sisi artistik. Hal-hal ini bisa ditentukan melalui dummy yang diberikan. Proses ini tentu sekarang dipermudah dengan keberadaan teknologi, yakni pengecekan bisa dilakukan tanpa harus mencetak dummy terlebih dahulu. Meskipun demikian, jika memungkinkan, dicetak sebuah dummy terlebih dahulu untuk mendapatkan gambaran yang lebih dekat dengan hasil akhir foto.

Di luar biaya standar yang sudah disepakati, jika pasangan pengantin memerlukan copy album tambahan, misalnya untuk orang tua atau keluarga, tentu bisa disanggupi namun dengan biaya-biaya tambahan dari pihak jasa foto pernikahan. Di luar negeri bahkan proses ini bisa dilangsungkan dengan pembelian lewat website fotografer hingga periode tertentu. Jadi yang mungkin berniat membeli album tersebut bisa langsung membelinya lewat website layaknya membeli barang-barang di e-commerce biasa.

Yang mungkin perlu dicek juga dengan sang fotografer adalah apakah disediakan foto digital beresolusi tinggi untuk pasangan pengantin. Jika dulu untuk pencetakan ulang dibutuhkan rol film, di era digital tentu yang dibutuhkan adalah foto beresolusi tinggi. Ada beberapa praktik di luar negeri yang memaklumi bahwa foto itu adalah hak cipta dari sang fotografer. Sehingga, beberapa fotografer tidak menyediakan foto beresolusi tinggi untuk dicetak ulang oleh pasangan kecuali dengan biaya tertentu. Hal seperti ini tentu harus dicek langsung dengan penyedia jasa foto pernikahan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published.